Trik Merapikan Konten Blog Agar Lebih Nyaman Disimak Pembaca

Leave a Comment!
Pada media blog, kita dapat membuat posting tulisan apapun. Nah, sebelum mem-posting tulisan blog karya kita, ada baiknya merapikannya terlebih dahulu. Dengan merapikannya terlebih dahulu, pembaca akan lebih nyaman menyimak tulisan blog. Pembaca pun akan lebih mudah mencernanya. Lalu, bagaimana merapikannya? Nah, agar konten tulisan blog menjadi rapih, kita dapat menerapkan trik berikut sebelum mem-postingnya.

Jumlah Kalimat Dalam Satu Paragraf Sebaiknya Tak Terlalu Banyak
Konten tulisan blog, secara mendasar, merupakan tulisan yang terdiri dari beberapa paragraf. Nah, agar pembaca lebih nyaman menyimak tulisan blog, sebaiknya tak terlalu banyak kalimat dalam satu paragraf. Sebabnya, bila terlalu banyak kalimat dalam satu paragraf, cenderung memunculkan kesan padat dan rumit. Bila kesan tersebut muncul, pembaca cenderung kurang nyaman menyimak tulisan. Bila pembaca kurang nyaman menyimak tulisan, tak tertutup kemungkinan pembaca akan lebih cepat meninggalkan tulisan.

Berikut contoh perbandingan paragraf yang terdiri dari banyak kalimat dengan paragraf yang terdiri dari sedikit kalimat. Paragraf yang hanya terdiri dari beberapa kalimat lebih mudah disimak dan dicerna pembaca.


Gambar 1. Perbandingan Paragraf yang Terdiri Dari Banyak Kalimat Dengan Paragraf yang Terdiri Dari Sedikit Kalimat.

Cermati Kembali Tulisan. Lalu, Hilangkan Kata-Kata yang Sebenarnya Tak Dibutuhkan
Secara teoritis, bila terdapat kata-kata yang sebenarnya tak dibutuhkan hadir dalam tulisan, tulisan cenderung menjadi terjal. Bila tulisan terjal, tak tertutup kemungkinan menyulitkan pembaca mengikuti tulisan. Untuk menghilangkan kata-kata tersebut, cermati kembali tulisan. Lalu, hilangkan kata-kata yang sebenarnya tak dibutuhkan.

Berikut contoh kalimat dengan kata-kata yang sebenarnya tak dibutuhkan.
  1. GPS yaitu fitur standar yang sedianya selalu disematkan pada perangkat smartphone.
  2. Meskipun sirkuit dalam kondisi yang basah, balapan tetap berlangsung.
  3. Bagi sebagian besar orang, menulis menjadi hal yang sulit untuk dilakukan.
  4. Kita mesti berhati-hati pada saat mengendarai sepeda motor.

Masing-masing kalimat tersebut dapat kita perbaiki menjadi,
  1. GPS yaitu fitur standar perangkat smartphone (Kata yang sedianya selalu disematkan pada sebenarnya tak dibutuhkan)
  2. Meskipun sirkuit basah, balapan tetap berlangsung (Kata dalam kondisi yang sebenarnya tak dibutuhkan)
  3. Bagi sebagian besar orang, menulis menjadi hal yang sulit. (Kata untuk dilakukan sebenarnya tak dibutuhkan)
  4. Kita mesti berhati-hati pada saat mengendarai sepeda motor. (Kata pada sebenarnya tak dibutuhkan)

Kalimat pun Sebaiknya Tak Terlalu Panjang
Kalimat merupakan bagian tulisan. Lalu, agar tulisan blog lebih nyaman disimak pembaca, bagaimana kita sebaiknya menulis kalimat? Tulislah kalimat yang tak terlalu panjang. Sebabnya, bila kalimat terlalu panjang, cenderung menyulitkan pembaca mencernanya.Nah, bagaimana bila terdapat banyak kalimat panjang dalam tulisan kita? Pecahlah menjadi beberapa kalimat. Berikut beberapa contoh kalimat panjang. Masing-masing kalimat berikut dapat kita perbaiki, agar lebih mudah dicerna pembaca.

Contoh kalimat yang panjang.
  • Agus, pekerja berusia 24 tahun salah satu perusahaan pembangunan infrastruktur, ditemukan tewas setelah mengalami kecelakaan kerja yaitu terjatuh dari ketinggian setinggi 25 meter.

Kalimat panjang tersebut dapat kita perbaiki agar tak terlalu panjang. Kalimat menjadi,
  • Agus, pekerja salah satu pekerja perusahaan infrastruktur, ditemukan tewas karena kecelakaan kerja. Pria berusia 24 tahun tersebut terjatuh dari ketinggian 25 meter.

Batasi Jumlah Gambar dalam Tulisan
Agar konten tulisan blog semakin menarik dan komunikatif, kita dapat menyisipkan beberapa gambar yang berkaitan dengan tulisan yang kita buat. Akan tetapi, tak lantas memasukkan gambar sebanyak-banyaknya. Sebabnya, bila terlalu banyak gambar, tulisan cenderung kurang menarik dan membosankan. Selain itu, pembaca pun cenderung lebih senang menyimak gambar daripada menyimak tulisan. Sisipkan gambar seperlunya saja.

Demikian, trik-trik merapikan konten tulisan blog. Kesimpulannya, merapikan konten tulisan blog sesungguhnya menjadi hal yang tak dapat kita abaikan. Untuk merapikannya, kita dapat menerapkan trik-trik yang sudah dijelaskan.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
Munter, Mary. 1999. Guide to Managerial Communication(5th Edition). London: Prentice Hall.

Sumber Gambar:
Gambar Milik Pribadi
[Read More...]

Membuat Judul Konten Blog yang Menarik dan Komunikatif

Leave a Comment!
Bila senang menulis artikel, termasuk juga bagi seorang blogger, salah satu bagian tulisan yang perlu kita cermati secara seksama yaitu judul. Semakin menarik judul, maka akan semakin menarik minat pembaca untuk menyimak tulisan. Sebaliknya, semakin kurang menarik judul, pembaca akan kurang tertarik menyimak tulisan. Lalu, bagaimana kita sebaiknya membuat judul? Terlebih, bila kita masih pemula dalam menulis artikel? Berikut trik-trik membuat judul konten blog yang menarik dan komunikatif.


Gambar 1. Contoh Judul Konten Salah Satu Blog

Bila Memungkinkan, Tambahkan Kata Kerja yang Berkesan Dramatis
Bila judul dapat ditambahkan kata kerja, tambahkan kata kerja yang berkesan dramatis. Ambil contoh, kita membuat artikel berjudul ‘Ketangguhan Android Nougat’. Dengan menambahkan kata kerja ‘Merasakan’, judul menjadi ‘Merasakan Ketangguhan Android Nougat’. Judul ini lebih hidup dan dramatis, dibandingkan tanpa kata kerja tersebut. Judul ini pun secara psikologis mengajak pembaca menyimak tulisan.

Contoh lainnya, ambil contoh kita membuat artikel berjudul ‘Pesona Keindahan Danau Sentani. Bila ditambahkan kata ‘Memandang’, judul menjadi ‘Memandang Pesona Keindahan Danau Sentani, judul akan menjadi lebih hidup dan dramatis.

Sebaiknya Judul Tak Terlalu Panjang
Bila judul terlalu panjang, pembaca akan kesulitan mencernanya. Karena kesulitan mencernanya, tak tertutup kemungkinan pembaca akan sama sekali tak tertarik menyimak tulisan. Meskipun sangat disarankan membuat judul tak terlalu panjang, tak lantas membuat judul sependek mungkin. Sebabnya, judul yang pendek biasanya kurang mendeskripsikan isi tulisan. Berikut contoh judul yang terlalu panjang. Masing-masing judul ini dapat kita sederhanakan agar tak terlalu panjang.
1. Hal apa yang Menyebabkan Harga-Harga Seluruh Sembako Menjadi Lebih Mahal Pada Saat Ini?
2. Kiamat Berawal dari Berubahnya Nilai Gravitasi Bumi dari Kecil Menjadi Lebih Besar

Bila masing-masing judul tersebut disederhanakan, masing-masing judul menjadi,
1. Mengapa Harga Seluruh Sembako Mengalami Kenaikan Saat Ini?
2. Kiamat Berawal dari Membesarnya Nilai Gravitasi bumi

Bila terdapat kata kerja dalam judul dan kalimat dapat berbentuk kalimat aktif, sebaiknya menggunakan kalimat aktif.
Mengapa kita sebaiknya menggunakan judul dalam bentuk kalimat aktif? MarI kita simak pernyataan Mary Munter, seorang pakar dalam bidang menulis. Dalam bukunya berjudul Guide to Managerial Communication, Mary Munter menyebutkan bahwa pembaca lebih mudah mencerna kalimat aktif. Sebabnya, menurutnya, kalimat aktif lebih mengalir daripada kalimat pasif. Nah, hal ini dapat kita terapkan untuk membuat judul konten blog. Berikut beberapa contoh judul berbentuk kalimat pasif, yang dapat kita ubah menjadi kalimat aktif.
1. Mengapa Drama Korea Begitu Digandrungi Sebagian Anak Muda?
2. Motif Pembunuhan Seorang Karyawati Bank Swasta Berhasil Ditemukan Polisi

Bila masing-masing judul tersebut diubah menjadi kalimat aktif, masing-masing kalimat menjadi,
1. Mengapa Sebagian Anak Muda Begitu Mengandrungi Drama Korea?
2. Polisi Berhasil Temukan Motif Kasus Pembunuhan Seorang Karyawati Bank Swasta

Dapat Juga Menyisipkan Majas ataupun Peribahasa
Dalam ilmu Bahasa Indonesia, terdapat beragam jenis majal. Terdapat juga beragama peribahasa. Nah, terkait judul konten blog, dengan menggunakan majas ataupun peribahasa, makna judul secara psikologis akan terasa lebih dalam. Karenanya, bila judul dapat disisipkan majal ataupun peribahasa, maka sisipkanlah. Berikut contoh judul tulisan yang disisipkan majas dan peribahasa. Makna masing-masing judul berikut terasa lebih dalam, karena masing-masing judul berikut menggunakan majas ataupun peribahasa.

Perjuangan Seorang Tukang Bubur Hingga Berhasil Menunaikan Naik Haji, Sedikit Demi Sedikit Lama-Lama Menjadi Bukit (Menggunakan Peribahasa) Para Pengamat Memprediksikan Pertandingan Barcelona dengan Alaves akan Berjalan Ibarat David versus Goliath (Menggunakan Majas Perumpamaan)

Demikian, trik-trik membuat judul konten blog yang menarik dan komunikatif. Kesimpulannya, judul konten blog ibarat pintu masuk. Semakin menarik pintu masuk, maka pembaca akan semakin tertarik menyimak tulisan. Nah, agar judul semakin menarik, kita dapat menerapkan trik-trik yang sudah dijelaskan. Selamat menulis…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
Munter, Mary. 1999. Guide to Managerial Communication(5th Edition). London: Prentice Hall

Sumber Gambar
Screenshot dari http://www.cregasia.com/blog/418/memulai-bisnis-kuliner/
[Read More...]

Sebulan Terakhir