Bitcoin - mata uang kriptografi yang open source - dan penemunya yang misterius

Leave a Comment!
Sudah pernahkah anda mendengar tentang Bitcoin? Akhir-akhir ini dunia internet sedang dihebohkan dengan melambungnya harga Bitcoin, sebuah mata uang digital di dunia maya, dari hanya sekitar $20 USD di awal Februari yang lalu, sampai lebih dari $130 USD di awal April ini, atau naik lebih dari 650% dalam dua bulan.

Apa itu Bitcoin? Menurut situs resminya di http://bitcoin.org/, Bitcoin adalah sebuah mata uang digital, sebuah protokol, dan sebuah software, yang memungkinkan:

- Transaksi instan peer to peer
- Pembayaran di seluruh dunia
- Biaya pemrosesan rendah atau nol
- dan banyak lagi

Bitcoin menggunakan teknologi peer to peer untuk beroperasi tanpa otoritas pusat; pengelolaan transaksi dan pembuatan Bitcoin dilakukan secara kolektif oleh jaringan. 

Seorang pengguna baru hanya perlu menginstall sebuah dompet di komputer atau perangkat mobile-nya. Sekali terinstall maka akan tercipta alamat Bitcoin pertama, yang bisa dibuat lagi berulang-ulang apabila diperlukan. Satu dari alamat-alamat Bitcoin ini bisa diberikan ke teman-teman sehingga mereka bisa membayar, begitu pula sebaliknya; mirip email tetapi bedanya jumlah alamat Bitcoin bisa banyak tak terbatas. Selanjutnya yang perlu dilakukan hanyalah mendapatkan Bitcoin-nya dan menjaganya dengan aman.

Bitcoin adalah salah satu implementasi pertama dari sebuah konsep yang disebut mata uang kriptografi. Dibangun di atas pemahaman bahwa uang adalah obyek apapun, atau jenis catatan apapun, yang diterima sebagai pembayaran untuk barang dan jasa atau pengembalian hutang. Bitcoin didesain di seputar ide bentuk baru dari uang yang menggunakan kriptografi untuk mengendalikan pembuatan dan transaksinya, daripada bergantung pada otoritas pusat.

Spesifikasi Bitcoin dan proof of concept-nya diterbitkan pertama kali pada tahun 2009 di sebuah milis Cryptography oleh seorang anggota bernama Satoshi Nakamoto, yang diyakini adalah nama samaran. Di akhir tahun 2010 Satoshi meninggalkan proyek Bitcoin dan berkata dia telah pindah ke hal lain. Pencipta Bitcoin ini tidak pernah mengungkapkan identitas dirinya dan begitu saja meninggalkan penemuannya untuk dunia. Asal dan motivasi di balik Bitcoin hingga hari ini masih menjadi misteri besar.

Secara teknis, jaringan Bitcoin memiliki fitur-fitur dasar antara lain:

- Bitcoin dapat ditransfer di antara node-node manapun di dalam jaringan.
- Transaksi tidak dapat dibalik.
- Pembelanjaan ganda dicegah menggunakan sebuah block chain.
- Transaksi di-broadcast dalam hitungan detik dan di-verifikasi dalam 10 - 60 menit.
- Pemrosesan transaksi dan pencetakan uang dilakukan secara kolektif melalui penambangan.
- Transaksi dapat diterima kapanpun tidak peduli apakah komputer si penerima sedang hidup atau mati.

Kemudian secara aturan ekonomi, berikut adalah aturan-aturan yang diberlakukan oleh jaringan secara kolektif:

- Batas mutlak sekitar 21 juta bitcoin.
- Bitcoin dapat dibagi sampai 8 tempat desimal menghasilkan total kira-kira 21 x 10^14 unit mata uang.
- Transaksi adalah murah, dan hampir gratis.

Demikian sekilas mengenai Bitcoin yang kini tengah membuat sejarah baru dengan harga yang terus meroket, dan Satoshi Nakamoto, sang penemu yang misterius dan hingga hari ini tidak pernah mengungkapkan jati dirinya.

Referensi:

http://bitcoin.org/
http://bitcoincharts.com/charts/



Related Posts : alamat , awal , bitcoin , digital , dunia , jaringan , kolektif , komputer , kriptografi , mata uang , nakamoto , otoritas , peer , pembayaran , pembuatan , pemrosesan , satoshi , transaksi , uang , usd

Sebulan Terakhir