Kode Unik Teknologi CDMA

Leave a Comment!
Pada bidang teknologi komunikasi, banyak yang beranggapan generasi CDMA akan habis dan digantikan oleh GSM. Dan pada kenyataannya, di Indonesia sendiri tidak banyak pemain yang berbisnis di operator CDMA karena gempuran dari pelaku jaringan GSM. Meski begitu, hingga saat ini teknologi yang ditemukan 70 tahun lalu itu masih terbukti tetap ada dan bisa diandalkan. Plus, CDMA punya keunggulan yang sulit diikuti GSM.



Dikenal sebagai salah satu teknologi komunikasi informasi dalam militer, Code Division Multiple Access (CDMA) diciptakan sekutu Inggris untuk menyulitkan pihak lawan yaitu Jerman yang kerap mengganggu transmisi mereka di era Perang Dunia II. Sekutu memutuskan untuk mentransmisikan informasi tidak hanya pada satu frekuensi namun pada beberapa frekuensi sehingga lawan sulit untuk menangkap sinyal secara lengkap. Teknologi CDMA kemudian digunakan dalam komunikasi radio termasuk di militer Amerika Serikat. Sejak saat itu, CDMA juga digunakan dalam banyak sistem komunikasi termasuk pada Global Positioning System(GPS).



Mulai tahun 1990, paten teknologi CDMA dibeli (diberikan) kepada Qualcomm, Inc. Dan dijadikan sebagai standar seluler digital di Amerika di tahun 1993. Qualcomm juga melakukan inovasi dan perbaikan salah satunya dengan mendesain dan membangun sistem satelit OmniTRACS untuk logistik transportasi. Sistem ini lalu menjadi cikal bakal tim riset Qualcomm menemukan Soft Handoff dan kendali tenaga cepat, yaitu sebuah teknik yang menjadikan CDMA begitu praktis dan efisien dalam komunikasi seluler terrestrial.

Bukti bahwa CDMA tidak akan mati adalah muncul nya jaringan generasi ketiga yang pada GSM dikenal dengan 3G. Generasi ini diprediksikan akan menjadi loncatan cepat ke teknologi selanjutnya. Generasi yang lebih dikenal dengan sebutan UMTS(Universal Mobile Telecommunication System) atau WCDMA (Wideband-CDMA) menggunakan teknologi CDMA yang dikhususkan pada standar IS-95. Ini berdasarkan keputusan The International Telecommunication Union (ITU) yang memilih CDMA sebagai standar teknologi 3G di tahun 1999.

Mengapa digunakan teknologi CDMA?

Ini karena teknologi CDMA membuat kapasitas suatu sel menjadi lebih besar dibanding sistem GSM di mana setiap panggilan komunikasi memiliki kode tertentu sehingga memungkinkan pelanggan menggunakan sumber radio yang sama tanpa terganggu interferensi dan cross talk.

Jika beberapa lalu sempat heboh adanya bukti penyadapan interaksi dalam telepon genggam, maka hal yang sama akan sulit berlaku bagi pengguna jaringan CDMA. Sejak awal dibangun, teknologi ini dirancang sangat aman karena memisahkan coding antara data dan lainnya sehingga sulit untuk digandakan. Secara teori, CDMA adalah teknologi akses jamak yang masing-masing penggunanya menggunakan kode unik saat mengakses kanal yang terdapat dalam sistem operator. Pada CDMA, sinyal informasi pada transmitter decoding dan disebar dengan bandwidth sebesar 1.25 MHz (Spread Spectrum), kemudian pada sisi repeater dilakukan decoding kembali sehingga didapat sinyal informasi yang dibutuhkan.

Ternyata standar utama teknologi wireless 3G tak Cuma WCDMA, tapi ada pula EVDO (Evolution-Data Optimized) alias CDMA2000. Ini merupakan standar wireless broadband berkecepatan tinggi. Teknologi 3G yang banyak digunakan operator GSM, dikembangkan untuk meningkatkan kecepatan data dengan memanfaatkan jaringan telepon seluler. Hanya saja untuk menerapkan jaringan nirkabel masih terkendala minimnya lebar data atau frekuensi yang dapat dipakai. Untuk mengatasinya, Qualcomm lantas mengembangkan EVDO untuk menguatkan kecepatan data pada jaringan CDMA.

EVDO diklaim mampu melewatkan data sebesar 2,4 megabit per detik. Tentu saja ini lebih cepat dari DSL dan broadband cable yang ada. Kelebihan EVDO ini juga dipastikan akan dapat mengirit lebih banyak spectrum frekuensi dari regulator. Sebagai balasannya, teknologi ini amat mahal namun saat ini sudah ada beberapa operator yang memakai teknologi EVDO. Keunikan lainnya yaitu Selain data dari Handset ke server dienkripsi dan sinyalnya tidak mudah diintervensi, di kartu SIM nya terdapat kode unik di mana semua koneksi antara dua perangkat akan dirahasiakan dan menjamin jika jaringan CDMA sangat reliable untuk mobilitas.

Oleh : Ade Wahyu Nurjaman
Gambar :
# http://4.bp.blogspot.com/-UikGiCD5aF0/TdMyBYpVCGI/AAAAAAAAAIY/SW8lv3_opII/s1600/scr300.jpg
# http://3.bp.blogspot.com/-ONjHvdMf_v0/Te4-TuXAkGI/AAAAAAAAThA/fP0SoXjKSaI/s1600/German%2Bfield%2Btelephone1.jpg

Related Posts : ade wahyu nurjaman , broadband , cdma , data , evdo , frekuensi , generasi , gsm , informasi , jaringan , kode , komunikasi , operator , qualcomm , sinyal , sistem , spectrum , standar , teknologi , wcdma

Sebulan Terakhir