Home » akses » crunch » data » interferensi » jaringan » kecepatan » megamimo » peneliti » perangkat » sinyal » sistem » spectrum » spektrum » teknologi » titik » transfer » transmitter » vierta saraswati » wi-fi » wireless » [Lagi-lagi] Ilmuwan Berhasil Mengembangkan Sistem Wi-Fi Baru dengan Kecepatan 3 Kali Lipat dari Biasanya

[Lagi-lagi] Ilmuwan Berhasil Mengembangkan Sistem Wi-Fi Baru dengan Kecepatan 3 Kali Lipat dari Biasanya

Leave a Comment!
Ilmuwan kini mengembangkan model sistem Wi-Fi baru yang secara dramatis dapat meningkatkan kecepatan transfer data pada jaringan yang padat.

Sistem baru yang dikembangkan disebut sebagai sistem MegaMIMO 2.0, yang dapat mentransfer data wireless tiga kali lebih cepat dibandingkan Wi-Fi yang lazim digunakan saat ini, dan jangkauan sinyalnya dua kali lebih luas. MegaMIMO 2.0 dikembangkan oleh tim dari MIT Computer Science an Artificial Intelligence Lab (CSAIL). Teknologi sistem ini memiliki keunggulan yang terlihat di lingkungan yang padat, seperti pada perlombaan olahraga, pusat konvesi ataupun bandara, di mana pada tempat-tempat ini ratusan bahkan ribuan orang mencoba untuk terhubung dengan sinyal internet yang sama.


Gambar 1. Ilustrasi perangkat Wi-fi

Sebagaimana yang telah diketahui, pada tempat umum seperti itu, kecepatan internet dari jaringan yang ada menjadi drop. Hal ini yang disebut di dunia industri sebagai “spectrum crunch”, yang mana spektrum wireless tidak mencukupi bagi semua orang untuk memperoleh data yang diinginkan secara cepat. Salah satu cara untuk menghindari spectrum crunch adalah dengan menambah titik akses wireless -dalam bentuk router berjumlah banyak- yang akan digunakan pengguna Wi-Fi untuk menghubungkan perangkat elektroniknya. Akan tetapi solusi ini tidak bertahan lama, karena setiap titik akses yang baru dapat menciptakan level interferensi pada jaringan yang juga dapat memperlambat kecepatan transfer data.

“Teknologi wireless saat ini belum dapat memecahkan permasalahan spectrum crunch hanya dengan menambahkan transmitter, karena tetap akan ada gangguan disetiap route”, terang tim peneliti Ezzeldin Hamed. “Jawabannya adalah mengusahakan setiap titik akses bekerja bersama secara simultan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan spektrum yang tersedia”.

Oleh karenanya didesain suatu sistem Wi-Fi baru yaitu MegaMIMO 2.0, yang mana sistem ini mengkoordinasikan titik-titik akses pada waktu yang sama, dengan frekuensi yang sama untuk setiap transfer data tanpa menciptakan interferensi. Kunci penemuan ini adalah saat tim menyadari adanya algoritme yang menjelaskan masing-masing transmitter dapat menggunakan spektrum yang sama tanpa mengganggu transmitter yang lain. Hal ini sebagai solusi permasalahan yang selama ini dialami oleh peneliti teknologi wireless.

“Permasalahannya adalah seperti dua stasiun radio tidak dapat memainkan musik pada frekuensi yang sama di waktu yang juga bersamaan, router-router tidak mampu mentransfer data pada sebuah spektrum tanpa membuat interferensi yang berarti pada sinyal”, jelas salah satu anggota tim yang bernama Hariharan Rahul.

MegaMIMO 2.0 dibangun berdasarkan teknologi yang secara virtual digunakan perangkat wireless saat ini, dinamakan multiple-input multiple output (MIMO). MIMO memperbolehkan perangkat seperti smartphone untuk menerima sinyal yang jamak dari beberapa transmitter, akan tetapi hingga saat ini, penggunaan sistem dengan banyak titik akses masih menghasilkan kemacetan pada jaringan.

Untuk menguji coba sistem ini, para peneliti men-set up ruangan yang menyerupai ruangan konferensi, dengan empat laptop travelling mengelilingi ruangan vakum Roomba, dan mengukur kecepatan data yang digunakan. Mereka menemukan bahwa MegaMIMO 2.0 meningkatkan transfer data 330 persen ketika dibandingkan dengan Wi-Fi konvensional. Meskipun saat ini belum ada keterangan langsung terkait kapan sistem ini benar-benar diaplikasikan akan tetapi para peneliti tengah mengkomersialisasikan teknologi tersebut, dan mengatakan bahwa beberapa industri partner akan membawa MegaMIMO 2.0 ke pasaran. Penelitian ini telah dipublikasikan pada SIGCOMM 16.

Oleh: Vierta Saraswati

Referensi :
http://www.sciencealert.com/scientists-have-developed-a-new-wi-fi-system-that-s-3-times-faster
Referensi Gambar :
1. http://www.sciencealert.com/scientists-have-developed-a-new-wi-fi-system-that-s-3-times-faster

Related Posts : akses , crunch , data , interferensi , jaringan , kecepatan , megamimo , peneliti , perangkat , sinyal , sistem , spectrum , spektrum , teknologi , titik , transfer , transmitter , vierta saraswati , wi-fi , wireless

Sebulan Terakhir