Mewaspadai Unggahan Negatif di Media Sosial

Leave a Comment!
Sudah terbit di: https://steemit.com/sisteminternet/@lerengbukit/mewaspadai-unggahan-negatif-di-media-sosial


Media sosial memang sulit dipisahkan dari beragam unggahan negatif. Misalnya, menghina, memaki, ataupun mem-posting kata-kata yang kurang pantas. Nah, dalam dunia internet, unggahan negatif ini disebut trolls of internet. Orang yang melakukan trolls ada yang menggunakan akun palsu, dan ada juga yang menggunakan akun asli. Trolls tak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya. Untuk memahami troll lebih mendalam, berikut beberapa jenis trolls.


Gambar 1. Trolls

Trolls Haters. Trolls ini termasuk salah satu jenis trolls yang paling sering kita dengar, Para pelaku trolls haters tak segan-segan memposting hinaan yang mengiris-ngiris hati, menjelek-jelekan pemilik akun, ataupun hal lainnya yang bernada kebencian pada kolom komentar. Biasanya, publik figur menjadi korban serangan trolls ini.

Trolls Debat Kusir. Pelaku trolls ini akan terus mendebat orang lain yang tak sejalan dengannya. Terkadang, mereka tak segan-segan mengeluarkan kata-kata kasar ataupun kata-kata yang kurang pantas untuk membantah orang-orang yang tak sejalan dengannya. Terkadang juga, mereka juga 'sok pintar' dalam berargumen tanpa landasan yang jelas. Mereka biasanya tak akan berhenti hingga orang-orang yang tidak sejalannya dengannya berubah pikiran untuk mengikuti argumennya.

Trolls Tata Bahasa. Tata bahasa yang kurang tepat, misalnya salah menulis kata ataupun keliru dalam menulis tata bahasa kalimat, dimanfaatkan juga untuk mencerca bahwa pemilik akun kurang cerdas dalam hal tata bahasa. Mereka akan terus memanfaatkannya untuk memunculkan kesan bahwa pemilik akun benar-benar tak cerdas dalam tata bahasa.

Trolls Menyerang Perasaan Pemilik Akun. Para pelaku trolls ini jenis terus menyerang dengan berbagai postingan komentar yang memojokkan pemilik akun. Misalnya, menyerang beragam kekurangan pemilik akun dengan kata-kata kasar. Bila mereka merasa pemilik akun tersinggung, mereka akan terus menyerang hingga pemilik akun lebih tersinggung dan lebih terpojok.

Trolls Pamer Sok Pintar. Para pelaku trolls ini masuk ke dalam diskusi di suatu media sosial. Lalu, mereka biasanya turut berpendapat. Trolls ini memang tak selalu meresahkan. Namun, tak tertutup kemungkinan mereka mem-posting komentar yang mengganggu diskusi. Terlebih, bila mereka mem-posting komentar tanpa landasan yang jelas. Tak tertutup kemungkinan juga, postingan mereka akan menyinggung orang-orang yang tak sejalan dengan argumennya.

Trolls Kata Kasar Berhuruf Besar. Para pelaku trolls ini gemar memposting kata-kata kasar pada kolom komentar Biasanya, pelaku jenis ini menggunakan kata berhuruf besar. Tak tertutup kemungkinan, trolls ini akan menyinggung pemilik akun dan orang lainnya.

Trolls Hiperbolis. Para pelaku trolls ini cerdas membesar-besar suatu hal. Tak tertutup kemungkinan, hal yang dibesar-besarkan menyebabkan munculnya kesan yang kurang baik. Misalnya, terjadi kecelakaan pesawat terbang jatuh. Mereka akan membesar-besarkan kecelakaan ini. Misalnya, membesar-besarkan bahwa kecelakaan ini disebabkan maskapai penerbangan. Tak tertutup kemungkinan, banyak orang akan mempercayainya

Trolls Spam. Para pelaku trolls ini gemar memposting hal-hal yang sama sekali tak penting. Karenanya, akan memenuhi kolom komentar, sehingga membuat kurang nyaman orang yang ingin berkomentar. Selain itu, bisa juga trolls ini merupakan komentar yang berisi link ataupun dapat juga berupa iklan

Demikian, beberapa jenis trolls. Sebagai pengguna media sosial, kita mesti berhati-hati agar tak terjebak melakukan trolls satupun terpancing melakukannya. Bila melakukannya ataupun terpancing melakukannya, tak tertutup kemungkinan kita akan berurusan dengan hukum.

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
Harian Umum Pikiran Rakyat 2 September 2018.

Gambar:
1. Milik Pribadi
[Read More...]

Kelebihan dan Kekurangan Browser Opera

Leave a Comment!
Sudah terbit di: https://steemit.com/sisteminternet/@lerengbukit/kelebihan-dan-kekurangan-browser-opera

Browser internet apa yang kita gunakan pada laptop ataupun smartphone kita? Berbicara mengenai browser internet, kita pun mesti membahas browser Opera. Browser ini cukup diminati sebagian kecil pengguna internet. Dilansir dari situs netmarketshare.com, dalam jangka waktu September 2017 hingga Agustus 2018, sebanyak 1,53 persen pengguna internet menggunakan Opera. Sedangkan browser yang paling banyak digunakan yaitu Chrome. Dalam durasi waktu tersebut, sebanyak 62% pengguna internet menggunakan Chrome. Nah, bila kita telusuri, hal apa yang membuat Opera masih digunakan sebagian kecil pengguna internet? Dan juga, apa kelebihan dan kekurangan browser tersebut? Mari kita mencoba menelusuri kelebihan dan kekurangan browser Opera.


Gambar 1. Browser Opera

Kelebihan-Kelebihan Browser Opera
  • Tak Membutuhkan Spesifikasi Tinggi. Untuk menjalankan Opera, tak membutuhkan spesifikasi yang tinggi. Opera pun lebih stabil mendownload, meskipun koneksi internet lambat. Opera pun tak terlalu banyak menguras RAM dan isi harddisk.
  • Cepat dan Responsive. Pernahkah browser kita nge-lag ataupun mengalami sedikit delay saat membuka situs internet? Bila ya, kita dapat mempertimbangkan untuk menggunakan browser Opera. Dengan menggunakan Opera, kita akan lebih terhindar dari hal-hal yang membuat kita tak nyaman tersebut. Karenanya, membuat kita lebih nyaman dalam browsing
  • Lebih Aman dalam hal Security. Bila kita menghabiskan banyak waktu berjam-jam untuk berselancar internet, kita dapat mempertimbangkan menggunakan Opera. Kita dapat lebih nyaman browsing tanpa perlu khawatir hacker menjahili kita. Dilansir dari situs tiptopsecurity.com, reputasi keamanan Opera sangat baik. Opera mengadopsi sistem kerja anti-virus ke dalam sistem browser. Selain itu, menurut sumber yang sama, dengan menggunakan Opera, data-data privasi kita misalnya password ataupun foto-foto pribadi akan lebih terlindungi dari tangan jahil para hacker.
Kekurangan-Kekurangan Browser Opera
  • Ketat dalam Membaca Program di dalam Situs. Situs internet berisi sejumlah program khusus. Program ini dinamakan HTML atau CSS. Nah, Opera sangat ketat dalam membaca program tersebut. Bila terdapat sedikit kesalahan saja dalam penyusunan program tersebut, situs internet tak akan tampil seutuhnya. Ataupun, tak dapat membuka situs tersebut sama sekali. Terkadang, Opera tak mampu membuka situs yang dapat dibuka oleh browser lainnya seperti Firefox, Internet Explorer, ataupun Chrome.
  • Jumlah Pengguna Sedikit. 99 dari 100 pengguna internet menggunakan browser selain Opera. Dengan kata lain, hanya 1 dari 100 pengguna internet yang menggunakan browser Opera. Dengan demikian, Opera tak menjadi prioritas bagi para web developer. Para web developer umumnya lebih senang menyusun program web untuk browser lainnya seperti Chrome ataupun Firefox. Bila kita membuka situs melalui Opera, belum tentu tampilannya akan seatraktif bila membukanya dengan browser lain.
Demikian, kelebihan dan kekurangan browser Opera. Nah, setelah memahami kelebihan dan kekurangan browser ini, apakah tertarik menggunakan browsing menggunakan Opera? Bila ya, selama browsing menggunakan Opera…

Oleh: Rahadian
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi:
  • https://brandongaille.com/8-pros-and-cons-of-opera-web-browser/
  • https://netmarketshare.com/browser-market-share.aspx
  • https://tiptopsecurity.com/safest-web-browser-chrome-firefox-ie-opera-safari-comparison-chart/
  • Gambar: Milik Pribadi
[Read More...]

Sebulan Terakhir