​Tips Menghemat Bandwidth Internet Anda

Leave a Comment!


Internetan atau sering disebut dengan istilah browsing memang sangat menyenangkan. Kita bisa mengetahui berita apa saja yang terjadi di seluruh belahan dunia. Bahkan, kita bisa mengobrol dengan teman yang berada di negara lain tanpa harus mengunjunginya.

Dewasa ini penggunaan internet sudah begitu luas. Mulai dari yang sekedar untuk mencari hiburan sampai untuk keperluan bisnis. Dalam dunia telekomunikasi, ada istilah yang menunjukkan banyaknya konsumsi data pada aktivitas telekomunikasi, yaitu bandwidth. Secara baku, bandwidth diukur dalam satuan bit per detik (bit per second).

Pemakaian bandwidth berbanding lurus dengan biaya yang harus dikeluarkan. Jadi, jika Anda merasa menggunakan internet secara berlebihan, bersiap-siaplah untuk tidak terkejut saat melihat tagihan akhir bulan yang membengkak. Maka dari itu, Anda harus benar-benar hemat dan bijaksana dalam penggunaan bandwidth. Apalagi bagi para pengguna modem yang perhitungan biaya berdasarkan kuota (MB atau GB).

Di bawah ini ada beberapa tips untuk menghemat bandwidth internet Anda :

  1. Non-aktifkan fitur load image dengan cara : pilih menu Tools > Option > Content > hilangkan tanda centang pada bagian 'Load Images Automatically'.

    Dengan menon-aktifkan fitur load images, Anda bisa sedikit menghemat bandwidth internet Anda karena file gambar biasanya mengonsumsi lebih banyak data.

  2. Gunakan Opera Turbo

    Jika Anda adalah pengguna Opera Web Browser tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah Opera Turbo.

    Yap, Opera Turbo adalah salah satu fitur pada opera web browser, yang jika diaktifkan akan membuat trafik internet melewati opera server dan di kompres sebelum akhirnya dikirimkan ke komputer kita. Pada umumnya, halaman web yang sudah dikompres, konsumsi datanya akan lebih kecil. Tentu saja, selain bisa menghemat bandwidth, penggunaan Opera Turbo juga bisa mempercepat browsing internet. Untuk mengatur Opera Turbo, klik kanan icon Opera Turbo dan pilih Configure Opera Turbo.

  3. Gunakan Add-On Adblock Plus

    Kadang, apabila kita membuka sebuah website, akan muncul iklan-iklan yang dipasang pada website tersebut.  Iklan-iklan itu biasanya cukup memberatkan loading halaman web yang kita tuju. Install add-on Adblock Plus pada browser Anda. Adblock Plus sendiri berfungsi untuk memblok iklan dan gambar yang muncul ketika meload sebuah halaman web.

  4. Matikan Setting Update Otomatis

    Ada beberapa aplikasi dan software antivirus yang melakukan update otomatis apabila komputer terkoneksi dengan internet. Biasanya aplikasi ini berjalan di background sehingga para pengguna sering tidak menyadarinya. Untuk para pengguna yang ingin menghemat bandwidth internetnya, setting update otomatis ini dapat dimatikan. Karena update bisa dilakukan secara manual juga kan?

  5. Non-aktifkan Scanner Link website antivirus

    Biasanya pada software antivirus ada fitur yang digunakan untuk melakukan scan terhadap link yang dikunjungi. Mungkin, hal tersebut tidak akan menjadi masalah apabila hanya satu atau beberapa web saja yang di scan. Namun, kadang, fitur ini juga menscan link hasil pencarian Google. Walaupun fitur ini bermanfaat, tetapi kadang malah memperlambat loading halaman web. Jadi, apabila Anda merasa web yang akan Anda kunjungi relatif aman sekaligus bisa menghemat bandwidth, fitur ini bisa dimatikan.

Oleh : Nira Kunea
#Berbagai_Sumber

Gambar: http://www.torrentsecurity.com/news/what-is-bandwidth-throttling/#.U_3yZsWSw-g
[Read More...]

Tips Aman Terhindar dari Paypal Palsu

Leave a Comment!

1. Logo Paypal

Apakah anda termasuk orang yang selalu menggunakan internet sebagai media untuk berbisnis/berbelanja? Jika anda termasuk demikian, pastinya anda kenal dengan salah satu bank di internet ini yang bernama Paypal. Paypal merupakan salah satu media untuk menampung uang-uang yang kita hasilkan dari berbisnis/berbelanja di dunia internet. Kita dapat menggunakan uang-uang tersebut untuk membelanjakannya dengan barang-barang yang kita sukai atau dapat mengambil uang tersebut langsung ke rekening bank kita (akan tetapi ada prosesnya).

Semakin maraknya penggunaan Paypal di kalangan para freelancer (pekerja yang tidak terikat waktu dan biasanya bekerja melalui internet), Paypal kini terus dilirik oleh para oknum yang berniat jahat yaitu mereka yang ingin mengambil uang di Paypal kita. Mereka dapat mengambil uang kita dengan membuat sebuah email palsu yang dikirim ke kita dan membuat seolah-olah email tersebut berasal dari pihak Paypal resmi. Email tersebut akan menyuruh kita untuk login ke akun Paypal, dan bila kita melakukannya maka habislah sudah. Oknum-oknum tersebut akan mengetahui password dan email kita. Istilah kejahatan di Paypal ini dikenal dengan istilah phising (tindak kejahatan biasanya menggunakan email yang dimaksudkan untuk mencuri identitas Paypal kita). Lalu bagaimanakah misalnya jika email yang dikirim merupakan email asli dari pihak Paypal? Bagaimana membedakannya dengan email Paypal palsu yang kini terus beredar ke masyarakat? Berikut ini disajikan beberapa tips untuk membedakan manakah email asli dari pihak Paypal dan email palsu:

  • Email dari pihak Paypal asli pasti menggunakan nama kita sebagai salam pembuka, misalnya “Dear, TinaGusty”. Email Paypal palsu tidak pernah menggunakan nama kita sebagai salam pembuka seperti “Pengguna Yang Terhormat” atau yang lain.
  • Email dari pihak Paypal asli tidak akan langsung dihubungkan ke bagian-bagian sensitif/penting dari Paypal kita seperti kartu kredit, rekening bank, dan lain-lain. Email dari pihak Paypal asli akan menghubungkan langsung ke halaman depan akun Paypal kita.
  • Email dari pihak Paypal asli akan langsung masuk ke inbox email kita. Email dari Paypal palsu biasanya akan masuk ke folder spam.
  • Jika kita masih belum bisa membedakan email mana yang asli, kita dapat melihatnya melalui website Paypal nya sendiri. Website Paypal palsu hanya tersedia 1 bar pilihan (Sub Page) di atas website, sedangkan Paypal asli biasanya terdiri dari 3 bar pilihan (Sub Page).

Cara yang sederhana agar Paypal kita tetap aman adalah usahakan mempunyai kebiasaan untuk selalu membuka website Paypal dengan mengetik alamat website di address bar. Jangan mempunyai kebiasaan untuk membuka akun Paypal kita melalui daftar-daftar history di browser web kita. Dengan mengikuti cara-cara tersebut, diharapkan Paypal kita dapat tetap aman dan terjaga.

Oleh : Stevanus

Gambar:
1. http://www.technobuffalo.com/wp-content/uploads/2014/07/paypal.jpg

Sumber: https://www.paypal.com/id/webapps/helpcenter/helphub/article/?solutionId=FAQ1895&topicID=PAYPAL_BASICS_CA&m=TCI
[Read More...]

Cara Mudah Menyimpan Artikel dari Website ke Format PDF

Leave a Comment!
Ketika sedang mencari informasi dari internet yaitu berupa artikel-artikel tertentu biasanya banyak orang yang menyimpan artikel tersebut dengan cara mengcopy secara keseluruhan isi artikel yang terdapat dalam website itu, lalu kemudian di paste-kan pada microsoft word.

Cara ini tentu saja memakan waktu yang lama karena harus menunggu loading dari artikel yang dipastekan, apalagi bila tulisan artikel yang dicopy terdapat gambar-gambar pendukung. Dan cara ini sudah pasti tidak berlaku pada situs-situs yang isi artikelnya tidak bisa dicopy. Sudah banyak situs-situs dalam internet yang melindungi isi tulisan artikelnya agar tidak bisa dicopy-paste dengan melakukan penambahan javascript pada blognya.

Jadi mau tidak mau untuk mengetahui informasi yang dianggap penting itu maka kita harus membaca secara langsung pada website yang dikunjungi sekalipun isi tulisan artikelnya sangat panjang. Nah, untuk mempermudah dalam membaca artikel itu sebenarnya kita bisa menyimpan terlebih dahulu isi artikelnya ke dalam format PDF.

Dengan begitu, kita bisa kapan saja membaca artikel yang telah kita simpan tanpa harus selalu terhubung dengan internet. Cara ini sangat efektif bila anda adalah seorang pelajar atau mahasiswa yang sedang mencari bahan dari tugas-tugas sekolah/kuliah. Khususnya bagi yang tidak mempunyai perangkat komputer atau laptop pribadi untuk selalu terhubung dengan internet sehingga harus memanfaatkan rental komputer (warnet).

Cara menyimpannya juga sangat gampang sekali, yang dibutuhkan hanyalah aplikasi Google Chrome. Tentu aplikasi Google Chrome sudah sangat familiar dan rasanya hampir semua perangkat komputer telah terinstall aplikasi ini karena merupakan aplikasi wajib untuk terhubung dengan internet selain dari Mozilla Firefox dan Internet Explorer.

Namun apabila perangkat komputer anda kenyataannya belum terinstall aplikasi Google Chrome maka anda bisa mengunduhnya dari alamat ini http://www.google.com/intl/id_ID/chrome/browser/.

Setelah Google Chrome sudah terinstall, buka aplikasi itu lalu silakan melakukan browsing untuk mencari artikel-artikel yang berisi informasi yang sesuai kebutuhan anda. Bila sudah dapatkan, anda pun bisa menyimpannya ke format PDF.

Caranya sangat mudah dan simple, yaitu :

Pada website yang berisi artikel yang ingin kita simpan, tekan tombol CTRL + P pada keyboard. Lalu akan muncul kolom pengaturan di samping kiri layar, seperti gambar di bawah ini.



Setelah itu baru kemudian klik ubah atau change, pada kolom yang muncul, pilih tujuan Simpan sebagai PDF.



Jika sudah anda pilih, maka tampilannya akan seperti ini.



Di sini pun anda bisa menentukan berapa laman yang ingin anda simpan, menyertakan warna pada website atau tidak dan mengatur posisi tata letak laman website tersebut ketika anda simpan dalam format PDF nanti. Setelah semua diatur, tinggal anda klik pada kotak kolom yang bertuliskan “Simpan”. Akan muncul tampilan sebagai berikut.



Pada tabel di atas, tentukan tempat di mana anda akan menyimpan file PDF-nya nanti, jika anda memakai flashdisk, taruh pada folder dalam flashdisk anda, baru klik “Save”. Pada titik ini, langkah anda untuk menyimpan artikel website ke dalam format PDF pun telah selesai, untuk membuktikannya cari file yang anda simpan tadi setelah itu silakan anda buka, pasti formatnya sudah dalam bentuk PDF seperti gambar di bawah ini.



Bagaimana, pasti akan lebih mudah dalam membacanya bukan? Demikian artikel kali ini, semoga berguna dan bermanfaat. Trims

Oleh : Roma Doni
[Read More...]